Hippokrates-Bapak Ilmu Kedokteran Moderen

Tiap orang yang kuliah kedokteran pasti mengenal Hippokrates.Sang bapak ilmu kedokteran moderen dari Yunani Kuno. Yang paling terkenal dari beliau adalah sumpahnya yang dibaca oleh lulusan fakultas kedokteran secara turun temurun selama berabad-abad. Sampai saat ini kita dapat menemukan banyak dokumen Sumpah Hippokrates yang dibingkai didinding ruangan para dokter.Berikut ini akan saya uraikan sejarah singkat dan karya-karya milik beliau. Selamat membaca....


 Sebelum abad ilmu kedokteran yang kita miliki sekarang, orang mempunyai bentuk pengobatan yang tergantung pada ahli sihir dan tabib. Kemudian di Mesir Kuno dan India, bentuk pengobatan yang lebih maju berkembang. Orang Mesir Kuno misalnya, adalah pengamat yang baik. Mereka mempunyai sekolah medis, dan mempraktekkan pembedahan. Tetapi penanganan penyakit masih merupakan bagian dari ritual keagamaan Mesir Kuno, dengan doa, mantera, dan pengorbanan sebagai bagian dari pengobatan.
Kedokteran ilmiah dimulai di Yunani ketika sekelompok orang yang bukan pendeta menjadi dokter. Kebanyakan dari mereka adalah para ilmuwan. Salah satu dari mereka yang terkenal yaitu Hippokrates yang hidup sekitar 25 abad  yang lalu.


lukisan potrait Hippocrates

Kisah hidup  Hippokrates ditulis pertama kali oleh Soranus of Ephesus atau Soranus dari Ephesus, seorang ginekologis Yunani pada abad ke-2 Masehi. Dari orang inilah kebanyakan informasi tentang Hippokrates berasal.Walaupun Aristoteles dalam tulisannya juga terdapat informasi tentang Hippokrates.Sejarah mencatat Hippokrates lahir pada tahun 460 SM di Pulau Kos,Yunani. Menurut Soranus, ayah dari Hippokrates adalah Heraclides, seorang fisikawan Yunani, dan ibunya bernama Praxitella. Hippokrates memiliki 2 orang anak kandung bernama Thessalus dan Draco. Beliau juga memiliki seorang menantu bernama Polybus,yang sebelumnya adalah muridnya. Aelius Galenus, seorang fisikawan Romawi mengatakan bahwa Polybus adalah penerus Hippokrates yang sejati.

Didalam tulisan Soranus, dikisahkan bahwa Hippokrates belajar ilmu kedokteran dari ayah dan kakeknya. Beliau juga ilmu-ilmu lain dengan Democritus dan Gorgias.Kemungkinan Hippokrates mendapat pelatihan keodkteran dari sebuah asklepieion (kuil suci milik Dewa Asclepius untuk pengobatan) di pulau Kos, dan berguru kepada Herodicus.Hippokrates mempraktikkan dan mengajar ilmu kedokteran selama seumur hidupnya. Beliau  mengembara hingga Thessalia,Thracia, dan Laut Marmarra. Kemungkinan beliau meninggal di Larissa pada tahun 377 SM dalam usia 83 tahun.


Dalam menjalankan profesinya, pendekatan terhadap dunia medis dilakukan secara ilmiah. Beliau mengesampingkan segala macam tahayul,sihir, dan mantera.Hippocrates kemudian diabadikan sebagai Bapak Ilmu Kedokteran, sebagai penghargaan atas kontribusinya dalam bidang kesehatan sebagai pendiri Hippocratic School of Medicine atau Koan School of Medicine. Sekolah  ini termasuk salah satu sekolah kedokteran terkemuka di Yunani saat itu, di mana kurikulumnya berpusat pada prognosis dan pengobatan pasif pada pasiennya. Dengan visi tersebut Hippocratic School/Koan School berhasil menyumbangkan cara-cara pengobatan yang efektif dan berperan dalam perkembangan praktek klinis yang pertama di dunia.


Ilmu kedokteran yang diajarkan Hippokrates terkenal akan profesionalisme yang ketat, disiplin, dan praktek yang penuh ketelitian. Dalam karyanya On the Physician, merekomendasikan bahwa dokter harus sehat,jujur,tenang,penuh pengertian dan serius dalam menjalankan profesinya.Dokter yang menganut ajaran Hippokrates memperhatikan segala aspek kerjanya dengan perhatian menyeluruh. Sekolah Kedokteran Hippokrates memberikan sumbangan penting terhadap doktrin observasi dan dokumentasdi klinik. Hal ini diterapkan oleh kedokteran moderen hingga saat ini dalam bentuk rekam medis.Pencatatan klinis Hippokrates tidak hanya terbatas pada pasien. Beliau juga menelusuri riwayat keluarga dan kondisi lingkungan pasien.“To him medicine owes the art of clinical inspection and observation”, oleh karena inilah Hippocrates dijuluki Bapak Kedokteran Klinik.

Bersama murid-muridnya beliau telah berhasil mendeskripsikan banyak penyakit dan kondisi-kondisi medis.Salah satu contohnya yaitu fingers clubbing (jari membengkak seperti gada/club) sebagai tanda diagnosa dari penyakit paru supuratif,kanker paru , dan sianosis jantung.Atas penemuan ini jari yang mengalami "clubbing" terkadang disebut sebagai "Hippocratic fingers". Hippokrates mengkatgorisasikan penyakit sebagai akut,kronik, endemik, epidemik, dan penggunaan istilah-istilah, seperti exacerbasi,relapse,resolusi,krisis,parokisme, dan konvalesen. Kontribusi besar lainnya dapat ditemukan didalam deskripsinya terhadap simptomatologi,gambaran fisik, perawatan operasi, dan prognosis dari thoracic empyema.Ajarannya tentang pembedahan dan kedokteran paru masih relevan hingga saat ini.

Selama karirnya Hippokrates meninggalkan warisan yang terkenal sebagai 3 karya-nya  yang terbesar,antara lain :
1. Hippocratic Corpus: kumpulan 70 karya yang mencakup laporan kasus, rekam medis, buku-buku teks, serta catatan-catatannya sebagai pengajar.
2. Hippocratic Aphorisms: kumpulan generalisasi medis dalam bentuk peribahasa yang singkat.  
3. Hippocratic Oath / Sumpah Hippokrates: Ikrar yang yang dilestarikan selama berabad-abad oleh kalangan profesi kedokteran. Sumpah ini menjadi pedoman etika medik bagi para dokter.
Karya -karya lainnya mencakup buku-buku yang terdapat didalam Hippocratic Corpus :
The Book of Prognostics; On Regimen in Acute Diseases; ; On Airs, Waters and Places; Instruments of Reduction; On The Sacred Disease; dan lain-lain.


.
Sekian.... :D

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar